Soil Nailing

  • Role: Geotechnical
Scroll

Our Work


Sistem perkuatan tanah insitu bersifat pasif untuk menjaga stabilitas lereng alam dan buatan (timbunan dan galian ) serta dinding galian.
Perkuatan pada umumnya adalah baja tulangan baik ditanam langsung atau dipasang dalam lubang bor (diameter 150 MM sampai dengan 200 MM) dan di grout

Aplikasi Soil Nailling
1. Stabilisasi tanggul jalan KA dan jalan raya
2. Stabilitas lereng galian
3. Perbaikan dan perkuatan dinding penahan tanah
4. Perkuatan sementara dinding penahan

KELEBIHAN SOIL NAILLING
1. Beaya rendah dan hemat waktu Teknik sangat kompetitif dibanding system dinding penahan konvensional bahkan bisa lebih murah
2. Mudah penyesuaian kondisi situs dan tahap konstruksi
3. Peralatan kerja cukup ringan, efektif untuk akses sulit
4. Mudah operasi pada tanah heterogen karena diameter nail kecil
5. Sangat luwes dapat menyesuaikan deformasi tanah sekeliling serta cukup tahan terhadap penurunan tanah dan diferensial
6. Kinerja prima, perpindahan lateral nail dan dinding biasanya tidak lebih 0,2 % sampai dengan 0,3 % tinggi dinding
KETERBATASAN
1. Tanah lempung rendahnya friksi menyebabkan kebutuhan nail yang lebih Panjang sehingga beaya akan meningkat
2. Instabilitas akibat kejenuhan tanah dan buruknya drainase permukaan dalam dinding shotcrete
3. Daya dukung rendah tanah dasar
4. Potensi kegagalan stabilitas dalam
5. Kurang ekonomis untuk tanah yang tak kuat bukaan tegak lebih dari 1,2 M

Soil Nailing

Gallery

Previous Project
Next Project